KERAJINAN BAMBU UNTUK DESA BAJUR

  1. Kerajinan bambu untuk jam dinding
Kerajinan bambu dari Bajur. Kerajinan tradisional merupakan warisan leluhur yang sangat memiliki ciri khas. Di desa Bajur banyak sekali tumbuh menjulang pohon bambu yang sangat potensial untuk dijadikan kerajinan yang bisa menambah nilai ekonomi untuk masyarakatnya.
KKN 32 Universitas Trunojoyo Madura memiliki harapan agar dengan banyaknya potensi didesa Bajur dapat menambah kesejahteraan masyarakatnya dan dapat mengembangkan potensi sumberdaya manusia desa Bajur. Dengan potensi itu kami kelompok kkn 32 melakuan pemberdayaanmasyarakat dengan memberikan pendampingan untuk pelatian pembuatan kerajinan jam dinding dari bambu yang ada di desa Bajur. Memanfaatkan apa yang ada dengan optimal dan transparan. Jam dinding bambu ini cukup sederhana namun memiliki nilai klasik yang cukup baik. Dengan desain yang masih ada unsur-unsur alam dan tradisional. Dengan pendampingan ini diharapkan dapat menumbuhkan kreasi dan inovasi lebih lanjut untuk masyarakat desa Bajur.


  1. Kerajinan bambu untuk stup (sarang lebah madu)

Setup merupakan sebutan masyarakat desa bajur bagi tempat sarang lebah madu. Lebah madu yang berada di dalam setup adalah ratu lebah dan lebah pekerja. Penempatan dari lebah ini di bentuk dengan sedemikian rupa agar para lebah bisa membuat sarang alami mereka di dalam setup yang telah di sediakan. Setup memiliki bentuk persegi panjang dengan ukuran kurang lebih 30cm x 50cm. Setup memiliki isi di dalamnya berupa bingkai yang di susun dengan rapi agar sang lebah bisa membuat sarang alami diantara bingkai tersebut. Pembuatan setup di buat dari kayu pohon mangga, menurut para petani bahan kayu ini merupakan bahan yang mudah didapatkan. Setup biasanya diletakkan pada tiang berukuran 1,5m atau di gantung pada rumah warga pemilik lebah madu. selain setup ada lagi sarang lebah yang biasa digunakan oleh warga yakni brubukken yang terbuat dari kayu buah aren yang di bentuk atau potong gelondongan dengan ukuran kurang lebih 60cm.

3. Kerajinan bambu untuk lampion jam meja
Bonggol jagung mungkin dianggap limbah yang sudah tidak berguna bagi masyarakat. Namun dengan inovasi dan kreativitas yang ada limbah bonggol jagung bisa diubah menjadi kerajinan apa saja. Limbah bonggol jagung saat ini bisa di kreasikan berbagai macam kerajinan yakni salah satunya lampion. Kerajinan lampion dari bonggol jagung dibuat semenarik mungkin dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.
Kerajinan lampion bonggol jagung ini menggunakan bahan baku bonggol jagung yang sudah dibuang atau tidak terpakai. Pembuatan kerajinan lampion ini tidaklah mudah dan memerlukan waktu yang cukup lama. Proses pembuatan kerajinan lampion ini mulai dari pengumpulan bonggol jagung, pengeringan sampai proses finishing.

Kerajinan ini bukan hanya memerlukan waktu yang lama tapi juga memerlukan kesabaran, keuletan dan kreatifitas dari perajinnya sendiri. Selain itu, kerajinan ini bisa membantu mengurangi limbah bonggol jagung yang berserahkan.

0 komentar: